Friday, March 1, 2013

Writing Things

Selamat hari Jum'at!!!!!!!

Selamat hari pertama di bulan Maret!!!

Selamat..... TOLONG SELAMATKAN GUEEEEE!!!

Oke, cukup. HAHAHAHA *gatau mau nulis apa*. Pertama, gue capek. Tadi abis maen bultang. Kedua, duit gue abis. Ketiga, gue tadi abis maen bultang dan duit gue abis. *tulisan apaan kali ini*

For your info, gue orang katholik. Sekarang ini lagi masa prapaskah. Gue pantang........ Pantang ngestalkin orang. *ketahuan jiwa emakemaknya*.
Berhubung gue lagi pantang, gue gak sangar bingar kayak biasanya. Oke, gue akui gue sangar bingar tetapi gue gak se-sangar bingar seperti biasanya. Anda mengerti kalimat saya? Tidak? Oke, Twitter anda akan saya unfollow dengan segera! *abaikan*

Menurut gue, cewek teledor kayak gue itu lumayan banyak populasinya. Perlu anda ketahui, ke-sangar bingar-an cewek akan mengurangi tingkat ke feminimannya sebanyak 46,5435262%. Kurang kece apa coba gue. *sebar spanduk bertuliskan "GUE KECE BANGET"* *ada orang lewat lalu bilang, "si Ailin bege amat. Itukan bisa dibuletin, ya. Ngapain ngitung banyak-banyak."*

Oke, untuk paragraf ini, gue gak tau ada hubungannya atau enggak sama paragraf sebelumnya dan selanjutnya. Gue cuma mau mengungkapkan perasaan gue sebenernya. Sebenernya..... aku bingung mau nulis apa. :'(. Jerawatku tambah satu, mah. Followers aku kurang satu, mah. Tweet aku gak dibales bang Radith, mah. Sumpah yang terakhir, gue agak gak niat gitu nulisnya. *peace*

Kemaren gue baca buku yang judulnya Senior High Stress. Bukan, itu bukan buka motivasi. Itu juga bukan buku untuk para senior (baca: orang yang sudah tuaaaaaaaaaaaaaaa) yang sedang stress berat. Pertanyaan gue: Hubungannya apa ya kira? Apa sifat-sifat cahaya? Bagaimana spektrum... *pingsan tiba-tiba* *kembali ke wujud semula*

Baiklah, itu buku gak jelas banget, ya. Tuh, penulisnya bejat seriusan. FYI, penulisnya namanya Yoga Cahya Putra. Gue yang lagi dalam masa pantang baca buku begituan, gue merasa gagal. Hiks.

Tapi, setelah baca riwayat pemberian judulnya gue jadi semacam gimana gitu. Susah juga ya nyari judul buku. Padahal judul-judul sebelumnya yang dia buat, kreatif juga loh. Silahkan dilihat di blog beliau: silumancapung.blogspot.com.

Setelah gue baca blognya dia, tiba-tiba terlintas di pikiran gue buat nge-stalk kakak Radith *sumpah gue rada jijik gimana gitu nulisnya*. Gue lihat dia nge-tweet cukup banyak tentang 'menulis'.

He said that, "....nah, buat calon penulis. sebelum belajar teknik nulis, saran gue pertama adalah: banyak baca. Kedua: segera punya idola penulis." at least, gue punya banyak idola penulis Indonesia. Gue juga ada penulis yang gue suka dari mancanegara.
Terus dia juga bilang, "..tapi, ini rahasianya: jgn punya 1 idola. Orang yg cuman punya satu, tulisannya sadar/tidak akan terpengaruh idolanya. Bisa dicap pengekor." Gue setuju banget sama yang ini. Biasanya kalo cuman punya satu idola, nanti malah kelewat nge-fans dan jadi kepengaruh sama ciri khas idola kita sendiri. Akhirnya kita disangka plagiat dll.

Ininya si 'kakak' Radith bilang, kalo dengan punya banyak idola kita akan terpengaruh dengan tulisan banyak orang yang akhirnya tergabung jadi ciri khas kita sendiri. :))

Itu lah hal yang harus diperhatikan dalam praktek menulis. Ini sih, eaaaa banget, ya. Apalagi kalo gue yang nulis.

Good bye all!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! Cao!!!!

LOVE,
Theniarti Ailin (atau dikenal google sabagai the art of alien)

No comments:

Post a Comment